Atlit Indonesia Siap Ke Olimpiade 2020 Bagian 2

Sejumlah cabang olahraga yang menjadi andalan Indonesia di Asian Games kali ini tidak dipertandingkan di Olimpiade. Cabang olahraga tersebut adalah pencak silat, jetski, balap sepeda downhill, paralayang, dan wushu. Menurut Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kempora, Mulyana, pencak silat akan menjadi andalan Indonesia di masa depan. “Kita mendapatkan delapan medali emas dalam sehari (untuk cabang olahraga pencak silat), tentu ini akan diperjuangkan bertahan,” jelas Mulyana. Di ajang Asian Games kali ini, terdapat 16 nomor yang dipertandingkan di cabang pencak silat. Di antara nomor yang dipertandingkan terdapat nomor-nomor tidak terukur yakni nomor seni untuk tunggal dan beregu. Meski demikian, kata Mulyana, cabang ini tetap menjadi andalan di masa depan. “Apalagi pemerintah dan Ikatan Pencak Silat Indonesia menargetkan empat emas dari nomor seni pencak silat di Asian Games kali ini,” katanya.

Kebangkitan

Secara terpisah, Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman mengatakan, perolehan prestasi di Asian Games saat ini merupakan cerminan kebangkitan olahraga Indonesia. Pemerintah dan para pemangku kepentingan olahraga turut saling membantu dalam mencapai prestasi, apalagi kini didukung dengan biaya pembinaan atlet. Ia mengakui sebelumnya sejak Indonesia menjadi juara pada 2011 di SEA Games yang menjadi tuan rumah, lalu merosot menjadi peringkat ke-4 di SEA Games Myanmar dan ke-5 di Singapura, serta peringkat ke-5 di Malaysia. Menpora mengatakan, target prestasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, yaitu 16- 20 medali emas sudah terlampaui. Maksimal adalah 20 medali emas demi menjaga asa fnis di posisi 10 besar pada klasemen akhir. Dengan hasil tersebut target telah terlampaui. Setelah perolehan 23 emas, Indonesia masih berpeluang mendapatkan tambahan emas karena beberapa pertandingan yang berpotensi medali masih tersisa. Di cabang bulutangkis, Indonesia dipastikan menambah satu emas karena all Indonesia fnal di ganda putra antara Markus/Kevin melawan Fajar/Rian, Selasa (28/8) ini. Satu emas akan diperebutkan oleh tunggal putra lewat Jonatan Christie yang akan berduel dengan wakil Taiwan, Chou Tienchen. Diananda Choirunisa gagal mendapatkan emas di cabang panahan. Ia harus pas mendampatkan perak setelah kalah dari atlet panahan putri Tiongkok Xhang Xhinyan di fnal nomor recurve putri hari ini. Pertandingan lain adalah cabang sepak takraw, Indonesia menghadapi Malaysia. “Saya berikan penghargaan sekaligus terima kasih kepada mereka para atle. Kami pemerintah optimistis perolehan medali emas terus bertambah sebelum penutupan Asian Games pada 2 September nanti. Kita akan terus dukung perjuangan atlet-atlet kita sampai titik darah penghabisan, kami akan terus mendukung seluruh pahlawan olahraga yang bertempur di medan olahraga,” ujar Menpora Menpora pun memastikan selain bonus medali emas Asian Games sebesar Rp 1,5 miliar bagi peraih medali emas. Bukan hanya uang, jabatan sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dan rumah untuk peraih semua medali juga sudah disiapkan. Keuntungan Mulyana mengakui Indonesia bisa memanfaatkan keuntungan yang didapatkan sebagai tuan rumah. Keuntungan itu antara lain bisa mengikuti seluruh nomor yang dipertandingkan tidak seperti tim tamu yang dibatasi.

Lanjut ke Bagian 3