Mengurangi Sampah Rumahan

pascal-edu.com – Ingin berpartisipasi mengurangi jumlah sampah kota? Memang hingga saat ini pengelolaan sampah di negara kita masih memakai pola lama. Dimulai dari pengambilan sampah ke rumah, pasar, pertokoan, perkantoran, dan lainnya lalu diangkut ke TPS atau tempat pembuangan sementara. Dari sini, sampah diangkut lagi secara bertahap ke TPA atau tempat pembuangan akhir untuk ditebar dan diuruk (sanitary landfill). Yang kita tahu, sampah dari wilayah Jakarta terakhir mendarat di TPA Bantar Gebang, Bekasi. Asal tahu saja, rumah tangga adalah penyumbang sampah terbesar. Karenanya, yuk lakukan langkah-langkah kecil ini yang jika dilakukan bersama-sama efeknya luar biasa besar. Sssst… dan lagi penghematan sampah biasanya diberengi dengan penghematan pengeluaran.

LANGKAH MUDAH

l Simpan selalu tas kain atau tas terpal ukuran besar di dapur atau di mobil. Setiap kali berberbelanja, gunakan tas ini sehingga lebih sedikit kantung plastik yang kita bawa ke rumah. Tas ini tak hanya bisa dipakai untuk keperluan belanja mingguan dan bulanan, tapi juga belanja busana, kosmetik, dekorasi, mainan, dan sebagainya. l Jika kita lupa membawa tas belanja sendiri, mintalah petugas toko untuk mengepak belanjaan mingguan atau bulanan kita dalam kardus bekas.

l Jika petugas toko menggunakan kantung plastik ganda padahal itu tidak perlu, mintalah ia untuk menggunakan satu kantung saja. l Pilih produk yang kemasannya sederhana, tidak berlapis-lapis atau dikemas satu-satu. l Pilih produk dalam ukuran besar agar hemat sampah dan biasanya lebih murah. Contohnya beras, sereal, teh, kopi, minyak goreng, atau pembersih porselain. Pastikan penyimpanannya benar.

l Jangan gunakan air dalam kemasan kecuali benar-benar perlu. Gunakan tempat minum yang bisa diisi dan dipakai berulang-ulang. l Untuk media corat-coret, biasakan anak untuk menggunakan kedua sisi kertas. l Daftarkan nama kita agar tagihan kartu kredit atau bukti pembayaran asuransi diterima dalam bentuk surat elektronik, bukan kertas. l Manfaatkan wadah plastik dari resto untuk menyimpan sisa makanan di kulkas atau keperluan lainnya sepanjang itu aman. Buang jika ada bagiannya yang sobek, karena partikel-partikel plastik bisa saja melekat pada makanan.

SAMPAH YANG BISA DIDAUR ULANG:

ü Wadah plastik dengan kode nomor 1 sampai 7. ü Semua kertas, seperti kertas untuk menulis, kertas telur, koran, majalah, dan kardus. ü Benda-benda dari kaca. ü Wadah dan lembar aluminium. Ada baiknya kita bertanya kepada para pemulung yang sering mampir ke rumah untuk mencari tahu jenis sampah seperti apa yang mereka cari. Dengan begitu, kita bisa melakukan pemilahan sampah sejak awal untuk membantu mereka . Para pemulung pun tidak perlu mengaduk-aduk tempat sampah kita dan membuatnya berantakan . Sama-sama untung, bukan?