Astaga, Anakku Nonton Film Biru

Jika anak begitu asyik dengan gadget-nya, sampai-sampai tugas belajarnya ditinggalkan, kita tidak boleh diam saja. Perlu diselidiki kenapa mereka begitu asyik menikmatinya. Jangan sampai Mama Papa kecolongan. Seperti kasus yang terjadi pada siswa SD Negeri di Tana Paser Kalimantan Timur, mereka asyik menonton ­ lm biru bersama-sama usai berlangsungnya pelajaran sekolah. Derry, sebut saja demikian, mengajak teman-temannya untuk ikut menonton ­ lm biru dari laptop yang dibawa Derry. Mirisnya lagi, anak-anak itu kemudian mempraktikkannya bersama di sekolah.

Kasus ini tentu sangat mengagetkan guru dan orangtua. Saat ini anak SD begitu mudah mengakses ­ lm porno dan mereka menontonnya bersama-sama di sekolah. Jika membandingkan dengan saat kita usia SD dahulu, mungkin kita tak pernah membayangkan di usia yang masih “bau kencur” sudah punya keinginan menyaksikan ­ lm porno. Kekagetan ini sekaligus menyadarkan kita bahwa zaman sudah berubah, teknologi semakin maju, dan anak semakin mudah mengakses informasi.

Tidak seperti zaman kita dahulu dimana internet belum mewabah, masih menggunakan telepon rumah, akses informasi lebih banyak didapat dari koran dan televisi. Jika dicermati, kasus yang terjadi di Kalimantan Timur ini bisa jadi seperti fenomena gunung es. Masih banyak kasus lain yang tidak atau belum terungkap di media massa dan sosial.

Hal ini sangat mungkin mengingat hampir setiap anak difasilitasi gadget dengan sistem android yang bisa mengunduh dan menyimpan segala macam program, termasuk ­ lm-­ lm porno. Bayangkan, anak menyimpannya di dalam gadget, ia bisa menyaksikannya secara sembunyi-sembunyi di kamar tidur, kamar mandi, teras belakang rumah, atau tempattempat yang dianggapnya aman.

Antisipasi : nyalakan safe search pada browser agar tidak ada situs yang tidak layak untuk diakses. Selain itu, kita bisa menelusuri daftar riwayat situssitus yang pernah dibuka dan diunduh anak. Berkomunikasilah dengan anak secara baik-baik jika mereka ketahuan membuka atau mengunduh situs berbau pornogra­fi.

Untuk anak yang akan mengikuti tes IELTS sebaiknya berikan ia bekal melalui kursus IELTS jakarta yang terbaik sehingga lebih percaya diri dalam menghadapi tes.