Speaker Terbaik untuk Home Theater Pribadi di Rumah mu Bagian 2



Sesuai irama

Lantunan paduan suara menggetarkan yang menyusun dasar lagu, mengisi ruangan uji kami dengan menyisakan ruang yang luas di atasnya. Ada jarak yang nyata antara instrumen dan vokal, dengan penggambaran stereo sangat bagus. Kejernihannya juga sangat bagus. Tanpa ada salah satu bagian rentang frekuensi yang meredam rentang lainnya. Ini sebagian disebabkan integrasi subwoofer yang amat baik. Semua menyalurkan frekuensi rendah antara sub dan speaker satelit dengan rapi. Frekuensi rendahnya dalam, dengan bobot nyata dan efek di balik setiap pukulan drum. Mungkin sedikit kurang mantap, tapi detailnya cukup bertekstur. Sajian bassnya cepat dan tangkas, berlanjut ke rentang frekuensi lebih tinggi, dengan suara tegas dan bersemangat yang menaklukkan ritme paling rumit sekalipun. Q Accoustic mampu menyeimbangkan kendali, organisasi dan pengaturan waktu dengan cara yang tak pernah terdengar berantakan ataupun terlalu presisi. Terdengar besar dan dramatis. M7 berhasil mengantarkannya sembari tetap memastikan hiruk-pikuk gitar dan drum yang menemani sesuai irama lagu. Tapi kami menginginkan ekspresi lebih pada mid dan treble, yang ternyata muncul tidak sedetail yang kami inginkan. Vokal memiliki tingkat informasi rendah, di mana M7 cenderung menggilas nuansa yang lebih halus, ementara treble tidak selalu terdengar sealami seharusnya.

Fokus pada detail kecil

Namun, streaming bukan sumber terbaik untuk menilai sebuah produk, sehingga kami berganti input ke optical dan menyambungkannya ke CD player untuk mencoba CD. Terdengar jelas ada lebih banyak detail dan ekspresi disampaikan daripada melalui Bluetooth. Suaranya terdengar musikal, dan skala serta kekuatan pada persenjataan M7 terasa lebih besar. Tapi jika didengar lebih cermat, kami merasa ada yang kurang dalam penyampaiannya. Karakter ini terdengar jelas pada lagu musik piano lainnya, Gymnopedie No.1 dari Erik Satie. Meski menawarkan dinamika lebih tinggi plus suara yang lebih berisi dan alami pada piano, tapi masih tetap tidak seeksplisit yang kami harapkan. Kami memutuskan untuk mencoba amp Q-AVA dengan speaker referensi kami ATCSMC11 untuk melihat bagaimana kondisi ini ditangani oleh amp, dan nyatanya kami disapa dengan suara yang sangat mirip. Masih ada kendali dan skala untuk disebarkan, bahkan dengan speaker yang jauh lebih besar dari yang mestinya sanggup ditangani Q-AVA. Kami tidak merasa mendapat informasi lebih banyak pada midrange dan treble daripada dengan Q7000i yang kecil. Amp ini perlu sentuhan lebih lembut agar berhasil. Ia menonjolkan suara besar dan terbuka yang mengesankan, tapi mestinya bisa sedikit lebih fokus